Senin, 10 Agustus 2009

Berfokus pada Rencana TUHAN>

Berfokus pada ALLAH!!
Roma 8: 28-30.
Kemarin ada seseorang yang mengirimkan sebuah SMS yang berbunyi demikian; “Maaf, mungkin U salah kirim sms, but sms 12x sudah benar2 bikin sadar betapa I terlau jauh meminggalkan Tuhan. Thanks sudah salah kirim sms 12x”. dan saya menjawabnya; “Tuhan sering berkerja dengan cara yang musterius karena saya tidak pernah mengirimkan sms kepadamu sebab no mu tidak ada pada phonebook hp saya, 1 atau 2x kesalahan adalah wajar tetapi 12x berarti adalah hal yang Tuhan rencanakan dan saya senang bahwa kesalahan itu menjadi berkat bagimu”.
Firman Allah di dalam Roma fasal 8: 28 mengatakan bahwa Allah turut bekerja didalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yang mengasihi Tuhan. Ini berarti bahwa Allah ikut mengambil bagian atau merencanakan senua hal yang terjadi dalam hidup kita untuk mendatangkan kehidupan yang maksimal. seringkali kita tidak menyadari tentang tujuan Allah ini karena kita berfokus pada diri sendiri sehingga kita seringkali bersungut-sungut dan berfikir bahwa Allah berlaku tidak adil kepada kita.
Fokus pada diri sendiri ini akan berakibat:
1. kekurangan/ tidak bersyukur.
Ibrani 13: 5 berkata, “ cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu”.
Kita tidak akan pernah dapat bersuykur bila kita tidak puas dengan apa yang kita miliki.
2. Kekuatiran.
Lukas 12: 18-20.
Kekuatiran adalah penghambat terbesar dari iman yang memungkinkan kuasa Firman tidak dapat berkerja secara maksimal dalam hidup kita. Yakobus 1:6-7
3. Kesombongan/ haus penghargaan, pengakuan.
I Yohanes 2: 15
Kalau kita berfokus pada diri sendiri maka kita tidak akan pernah dapat melihat dan mengerti tentang rencana Allah.





Filipi 3: 12-13.
Untuk dapat berfokus kepada Allah maka kita harus :

Melupakan apa yana ada dibelakang kita artinya kita harus melupakan segala kekecewaan yang pernah terjadi dalam kehidupan kita sebab kekecewaan itu adalah hambatan terbesar kita untuk menemukan potensi yang seutuhnya dalam Tuhan. Pengampunan adalah hal yang terpenting untuk dapat melupakan kekecewaan.

Penguasaan Diri.
Kita lebih sering melakukan pengekangan diri, artinya kita seringkali melakukan atau tidak melakukan sesuatu hanya untuk JAIM/ jaga image karena takut akan penilaian orang atas reputasi kita tetapi penguasaan diri adalah buah dari Cinta ataupun hasil dari persekutuan kita dengan Firman dan Roh Kudus.

Hidup dalam rencana Allah.
Untuk mengerti rencana Allah maka kita harus mengenal Firman Allah dan hidup dalam persekutuan. Bacalah Alkitab secara teratur dan hiduplah dalam persekutuan dengan saudara-saudara seiman untuk dapat saling menjaga dan menopang satu denan yang lain dan beribadahlah secara teratur. I Timotius 4: 8

4. Kasih
Jika anda ingin mengalami hidup yang berkelimpahan dari
TUHAN. Anda harus tidak berfokus pada diri sendiri, tetapi mulailah meluangkan waktu untuk menolong orang lain. Anda harus memperlihatkan Kasih dan Kebaikan TUHAN dimanapun Anda berada. Jika Anda bersedia memenuhi kebutuhan orang lain, maka TUHAN berjanji akan memenuhi segala kebutuhanmu. TUHAN akan memberseskan segala masalah yang anda hadapi.(Joel Osteen)

Sabtu, 08 Agustus 2009

Allah mau hidup kita berkelimpahan

Allah mau hidup kita berkelimpahan

Yohanes 10 : 10 Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan: Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Hati-hati dengan tujuan/ motivasi kekayaan…

Ulangan 8: 8; Tetapi haruslah engkau ingat kepada Tuhan, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian….

Amsal 10:2; Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut

Matius 6: 19-21; Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya, Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di surga; di surga, ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya; Karena dimana hartamu berada disitu hartamu berada

Lukas 12:18-20 orang kaya yang bodoh-kekuatiran akan hari tua

I Timotius 6:9-10; Tetapi mereka yang kaya jatuh ke dalam percobaan,ke dalam jerat dan kedalam berbagi-bagai nafsu yang hampa dan mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah bebarapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagi-bagai duka.

I Timotius 6: 17; Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-NYA memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati;

Tujuan Allah dengan kekayaan:

6:18-19; Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi; dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya

Amsal 3: 9-10; Muliakan Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu; Maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Amsal 11:24-25; Ada yang menyebar harta tetapi bertambah kaya, tetapi ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan; Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.

Amsal 3:6; Umur panjang ada di tangan kanannya dan di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan

Harta bukan jaminan..

Amsal 15:16-17; Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan Tuhan daripada banyak harta disertai dengan kecemasan; Lebih baik sepiring sayur dengan kasih daripada lembu tambun dengan kebencian

Amsal 16:8; Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, daripada penghasilan banyak tanpa keadilan.

Amsal 17: 1;

Amsal 22: 1;
Amsal 22: 4;

Ulangan 28: 1;
Matius 6:33;

Mazmur 92: 13-15; Orang benar akan bertunas seperti pohon Kurma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; Mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita; Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan bahwa Tuhan itu benar, bahwa ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan padaNya.

Langkah pertama untuk mencapai potensi hidupmu adalah perluaskan wawasanmu. Anda harus mampu memandang kehidupan ini dengan mata iman. Pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi. Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang anda raih. Gambaran ini harus menjadi bagian dalam dirimu, didalambenakmu, dalam percakapanmu, meresap kea lam bawah sadarmu, dalam perbuatnmu dan dalam setiap aspek kehidupanmu.

Uang dapat membeli rumah, tapi tak dapat membeli keluarga
Uang dapat membeli tempat tidur, tapi bukan tidur nyenyak
Uang dapat membeli jam dinding, tapi tak dapat membeli waktu
Uang dapat membeli buku tapi bukan pengetahuan
Uang dapat membeli makanan tapi bukan rasa untuk menikmatinya
Uang dapat membeli kedudukan tapi bukan hormat
Uang dapat membeli darah tapi bukan kehidupan
Uang dapat membeli obat tapi bukan kesehatan
Uang dapat membeli seks tapi bukan kasih
Uang dapat membeli asuransi tapi bukan keselamatan

Selasa, 28 Juli 2009

Darimana datangnya kebahagiaan?

John C Maxwell suatu ketika pernah didapuk menjadi seorang pembicara di
sebuah seminar bersama istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi
pembicara pada beberapa sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi
pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan
seminar suaminya. Sebaliknya, ketika Margaret sedang menjadi pembicara di
salah satu sesi, suaminya selalu menemaninya dari bangku paling depan.

Ceritanya, suatu ketika sang istri, Margaret, sedang menjadi pembicara di
salah satu sesi seminar tentang kebahagiaan. Seperti biasa, Maxwell duduk di
bangku paling depan dan mendengarkan. Dan di akhir sesi, semua pengunjung
bertepuk tangan. Yang namanya seminar selalu ada interaksi dua arah dari
peserta seminar juga kan? (Kalau satu arah mah namanya khotbah.)

Di sesi tanya jawab itu, setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu
mengacungkan tangannya untuk bertanya. Ketika diberikan kesempatan,
pertanyaan ibu itu seperti ini, "Miss Margaret, apakah suami Anda membuat
Anda bahagia?"

Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus. Dan semua
peserta penasaran menunggu jawaban Margaret. Margaret tampak berpikir
beberapa saat dan kemudian menjawab, "Tidak."

Seluruh ruangan langsung terkejut. "Tidak," katanya sekali lagi, "John
Maxwell tidak bisa membuatku bahagia." Seisi ruangan langsung menoleh ke
arah Maxwell. (Kebayang ga malunya Maxwell saat itu.) Dan Maxwell juga
menoleh-noleh mencari pintu keluar. Rasanya ingin cepat-cepat keluar. Malu!

Kemudian, lanjut Margaret, "John Maxwell adalah seorang suami yang sangat
baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, main serong. Ia setia, selalu
memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak
bisa membuatku bahagia."

Tiba-tiba ada suara bertanya, "Mengapa?"

"Karena," jawabnya, "tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung
jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri."

Dengan kata lain, maksud dari Margaret adalah, tidak ada orang lain yang
bisa membuatmu bahagia. Baik itu pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu,
hobimu. Semua itu tidak bisa membuatmu bahagia. Karena yang bisa membuat
dirimu bahagia adalah dirimu sendiri.

Kamu bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Kalau kamu sering merasa
berkecukupan, tidak pernah punya perasaan minder, selalu percaya diri, kamu
tidak akan merasa sedih. Sesungguhnya pola pikir kita yang menentukan apakah
kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.

Contohnya berita seorang rasul jaman dahulu kala. Ketika itu rasul tsb
sedang dihimpit oleh keadaan. Ia disiksa dan dipenjara, ditolak kanan kiri.
Tapi dalam surat-suratnya, tidak ada yg berisi keluh kesah. Justru
sebaliknya! Sebagian besar surat-suratnya justru berisikan motivasi, berita
gembira dan inspirasi. Rasul tsb bahagia. Meskipun keadaan sekelilingnya
mungkin merupakan alasan ia tidak bahagia, namun ia tetap bahagia.

Bahagia atau tidaknya hidupmu bukan ditentukan oleh seberapa kaya dirimu,
seberapa cantik istrimu, atau sesukses apa hidupmu. Ini masalah pilihan:
apakah kamu memilih untuk bahagia atau tidak.

From:Mei Hwa [mailto:limmeihwa@yahoo. com]

Jumat, 17 Juli 2009

MULUTMU HARIMAUMU!!

Kira-kira pernah lihat tulisan ini dimana ya? kalau nda tahu, nda usah mikir sampai jutek. nih kukasih tahu, itu dari iklan A Mild. waktu kulihat iklan ini pertama kali, aku nda mikir apa-apa, tetapi sesudah lihat berapa kali, aku tahu, Tuhan sedang berbicara padaku ( Ada tertulis: Tuhan berbicara dengan berbagai macam cara) bahwa sering kita tidak sadari masalah dan percobaan yang kita alami merupakan akibat dari buah perkataan kita.
Selama bertahun-tahun, aku selalu katakan bahwa aku nda bisa tidur pakai AC atau kipas angin karena aku pasti pilek dan aku tidak bisa tinggal diruangan yang ada AC atau kipas angin atau naik mobil yang ber-AC karena aku pasti mabuk dan memang itulah yang selalu terjadi. dan aku sadar waktu aku merenungkan ini, rupanya Mulutku sendiri yang menjadi harimauku selama ini, aku sudah menjadi korbannya. Ada tertulis dalam Amsal 18: 21 "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya akan memakan buahnya. Sadar atau tidak sadar, kalau kita mau jujur dan mengkoreksi hidup kita, coba lihat betapa sering kita menciptakan keburukan dengan mulut kita terhadap pribadi atau keluarga, pekerjaan dan lain-lain.
Aku mulai bertindak, setiap pagi dan malam. Waktu aku sendirian, aku mulai mengafirmasikan Firman pada diriku, aku menububuatkan hal-hal baik akan terjadi padaku sesuai dengan apa yang tertulis dalam Firman Tuhan tentang rencananya yang ajaib dalam hidupku (Yeremia 29:11). Aku katakan bahwa ada tertulis bahwa Tuhan inginkan tubuh, jiwa dan rohku terpelihara sempurna dan juga Tuhan inginkan aku sehat dan bahagia, jadi aku tidak akan pernah mabuk lagi oleh karena AC dan kipas angin, aku tidak akan pernah alergi lagi. Terus menerus kukatakan hal-hal ini dan setelah aku memiliki keberanian aku mulai mengkoformasikan kesembuhan ini kepada orang-orang disekitarku. Mulanya, mereka menertawakan dan memberitahuku, "katanya udah sembuh, itu kok masih pilek! Tapi aku katakan,"tidak, ini cuma air yang keluar dari hidung, Aku sudah sembuh dan aku tidak pilek lagi. Sebab ada tertulis bahwa, aku hidup oleh imanku dan bukan dengan penglihatan".
Dan aku sembuh, aku tidak pernah pilek lagi karena AC atau Kipas angin lagi. Tuhan baik dan Yesus memeliharaku

Sabtu, 16 Mei 2009

Foto-foto Perayaan Paskah SM GPPS Efata Bontang bersama pakde Warno
















Obat Demam berdarah

Akhir-akhir ini banyak masyarakat yang terkena penyakit demam berdarah, sebenarnya untuk menyembuhkan penyakit ini sangat mudah yaitu dengan mengkonsumsi :
1. Pocari Sweet.
2. Juz Jambu (asli), jangan buavita.
3. Sari Kurma (bisa dibeli di toko obat atau supermaket.

Sedang untuk menanggulangi penyakit Malaria :

1. 3 butir telur bebek diambil kuningnya saja dicampur dengan soda FN 1 botol tambah sedikit
garam diminum sekaligus 2 x sehari selama 4 hari berturut-turut. (sumber: Donny Tahiroran)

Kiranya dapat menolong.

Senin, 11 Mei 2009

Wisma Doa Emalta